Alunan nada-nada indah menyapa indra
pendengaran Gabriel, membuatnya tertegun, nada-nada itu sungguh menyayat
hatinya, bukan karena nada-nada itu merangkai alunan yang menyedihkan,
bukan,bukan itu. melainkan nada-nada
itu kembali mengingatkanya, mengingatkannya tentang seseorang yang pernah
mengisi relung hatinya.
Ia
tetap pada posisinya memperhatikan sang pianis dari ambang pintu ruang musik,
“siapa dia ?? apakah dia telah kembali ??” tanyanya dalam hati pada dirinya
sendiri, pianis itu begitu mirip dengan gadisnya walaupun ia hanya melihat
punggung pianis itu, bodoh !!! dia masih menganggapnya sebagai gadis
kepunyaanya setelah apa yang dilakukan gadis itu padanya.
Pianis
itu telah menyelesaikan permainannya dengan sempurna kemudian ia berbalik
hendak keluar dari ruangan ini menuju kelasnya, tanpa ia duga seorang laki-laki
dengan seragam yang sama dengannya berada di hadapannya menatapnya dengan
tatapan yang sulit diartikan olehnya. “mengapa dia menatapku seperti itu ?”
pikirnya heran.
“Maaf”
ucap Gabriel setelah menyadari seorang
dihadapannya itu mengernyitkan dahinya heran. Gabriel sedikit melirik kearah
papan nama pianis itu “ALYSSA A” bacanya dalam hati, “Permisi aku duluan ya”
pamit sang pianis sambil tersenyum.
Gabriel
tetap di ruangan itu, memikirkan sesuatu, memikirkan semua kemiripan Alyssa dan
gadis yang telah menyakitinya. Sudah sejak setengah tahun belakangan ini ia
selalu menghabiskan waktunya di ruangan itu, bahkan saat pelajaran berlangsung
pun jika hatinya sedang gusar ia akan tetap diruangan itu, hal inilah yang
selalu membuat sahabatnya -Alvin- pusing untuk mencari alasan jika guru dan
teman-temannya mencari Gabriel.
Seperti
saat ini kelas XII SAINS 1 kelas Gabriel sedang belajar Biologi, mereka
ditugaskan untuk mempresentasikan materi yang minggu lalu telah diberikan oleh
Pak Duta, guru biologi kelas XII yang terkenal killer, anggota kelompok Gabriel
Nampak cemas, bahkan sangat cemas, mereka sudah bergantian menanyai Alvin
dengan pertanyaan yang sama “KEMANA GABRIEL ?????”. Alvin mengeluarkan
Iphonenya untuk menelpon Gabriel dengan hati-hati dari dalam saku celananya
agar tidak ketahuan oleh Pak Duta yang sangat tidak suka jika sedang mengajar
ada peserta didiknya yang tidak mematuhi aturan yang telah disepakati bersama
diawal pembelajaran mereka salah satunya memainkan handphone, nahas belum saja telponnya
diangkat oleh Gabriel Pak Duta sudah menegurnya “Alvinn !!” sontak saja Alvin
kaget, “kamu tahu konsekuensikan ??” Tanya Pak Duta tegas. Alvin tidak menjawab
ia langsung berdiri meninggalkan tempat duduknya, tiba-tiba saja Gabriel berada
di ambang pintu “maaf saya telat pak !” ucap Gabriel “Semua orang juga tahu
kamu telat, sekarang sudah pukul 11.15,
kamu terlambat 15 menit harusnya setelah istirahat kamu langsung masuk kelas,
kamu tahukan konsekuensinya ???, keluar sekarang !!!” Marah Pak Duta. Mereka
berdua pun begegas menuju lapanga outdoor untuk melaksanakan hukuman mereka,
Yah konsekuensi dari setiap pelanggaran dari peraturan Pak Duta adalah hormat
bendera selama pelajarannya berlangsung dengan diawasi oleh guru BK, kemudian
membuat rangkuman tentang materi yang diajarkan Pak Duta pada hari itu di
kelasnya dan mempresentasikannya pada pertemuan berikutnya.
Sementara
di kelas Alyssa XI SAINS 2 “kamu dari
mana al ?” Tanya Via, “Aku dari ruang musik, oh iya Vi, tadi aku…..” Perkataan Alyssa tergantung karena tiba-tiba
saja guru kimia mereka datang “selamat siang anak-anak !!!” sapa Ibu Winda
“siang bu……..!!!” jawab penghuni kelas unggulan ini. “buka halaman 227” Ibu
Winda mulai menjelakan materi mereka hari ini. Karena merasa penasaran dengan
ucapan Alyssa yang sempat terpotong Via memanggil Alyssa “Al ??” panggil Via
“emmm” balas Alyssa. Karena hanya dibalas dengan deheman Via kembali memanggil
“Al…Alyssa ??”. karena merasa terganggu dengan panggilan Via Ibu Winda menegur
Via, “SIVIA AZIZAH !!! APA YANG KAMU LAKUKAN ???”. “Maaf bu !!!” jawab Via
dengan menunduk, “Baik, Ibu masih tolerir, tapi kalau kamu membuat keributan
lagi, Ibu akan hukum kamu” pelajaran kembali dilanjutkan dan berlangsung dengan
tenang. Setelah 15 menit berlalu tiba-tiba saja Ibu Winda miminta siswa-siswi
XI SAINS 2 menumpulan PR mereka, sontak saja Via yang tadinya melamun kaget
bukan kepalang, tugasnya belum ia kerjakan, ia kembali krasak krusuk
memanggil-manggil Alyssa, “Al… Al… Alyssaaaaa….., tugas lo udah selesai belom
???”. “udah dong” jawab Alyssa sambil tersenyum. “Al… Al… ehmmmm lihat dong”
mohon Via pada Alyssa.Seperti biasa Ibu Winda mengumpulkan tugas mereka menurut
urutan absen dan sialnya Ibu Winda memulai absen dari bawah “Zevana Arga” panggil Ibu Winda. Alyssa
kemudian mengambil bukunya dari dalam tasnya tapi ia tidak menemukannya, ia
kembali memeriksa dan membolak balikkan tasnya “Al cepetan dong Ibu Winda
mulainya dari bawah lagi, nanti gw dihukum Al…. Al…. please!!” rengek Via,
“Vi.. buku gw ketinggalan kayanya deh” jawab Alyssa yang tengah pusing “bakalan
dihukum berdua kita AL…”.
Kini
tiba nama Sivia disebut oleh Ibu Winda, “Sivia Azizah” panggil Ibu Winda, sivia
tidak bergeming ia menggigit bibir bawahnya, “mana buku kamu ???” nampaknya Ibu
Winda mengetahui maksud Sivia, “Siapa yang tidak mengerjakan tugas, yang tidak
membawah buku tugas berdiri sekarang !!!!” tegas Ibu Winda, Ibu Winda memang
terlihat lembut tapi untuk urusan tugas beliau sangat tegas.
Berdirilah
Sivia dan Alyssa “kalian berdua lagi, tadi sudah saya tegur, sekarang kalian
tidak mengerjakan tugas” sambil melirik jam tangannya Ibu Winda “sekarang
kalian keluar……” tegas Ibu Winda.
Mereka berdua pun menyusuri koridor sekolah
dengan lesuh, tiba-tiba Sivia berhenti dan menarik tangan Alyssa, sontak saja
Alyssa berhenti “ada apa Vi ???”. “ Al liat deh..” jawab Via sambil menunjuk ke
arah mading. “Lo mau ikut Vi ??”. “emm.. pengen sih tapi ini lombanya pertim,
satu timnya 4 orang, lombanya tinggal 2 minggu lagi, terus daftarnya terrr….”
jawab Via. Belum selesai Via berbicara tiba-tiba saja Ibu Ira guru coordinator
BK sekolah mereka “SMA ANGGARA” memergoki mereka ...........................................................................................................................
Apakah yang akan terjadi selanjutnya ??? tunggu part selanjutnya yaaaa..........
Tidak ada komentar:
Posting Komentar